Pembinaan oleh YM Ketua PTA Mataram: Penguatan Integritas dan Kinerja Aparatur PA Giri Menang
Giri Menang, 16 Oktober 2025 – Pengadilan Agama Giri Menang menerima pembinaan langsung dari Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Moh. Yasya yang dilaksanakan di ruang Media Center. Acara pembinaan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PA Giri Menang, Moch. Syah Ariyanto dan dihadiri oleh seluruh Hakim, pejabat struktural, fungsional, serta aparatur peradilan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian arahan dari Panitera PTA Mataram, Rusli yang menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat keikhlasan dalam bekerja. Beliau mengingatkan agar setiap pegawai menjalankan perintah atasan dengan cepat dan tepat tanpa menunda pekerjaan, sebagai wujud profesionalisme dalam pelayanan peradilan.
Sementara itu, Sekretaris PTA Mataram, Muksan menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kesekretariatan, terutama setelah diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Beliau menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan proses administrasi kepegawaian seperti KGB, kenaikan pangkat, dan pensiun, serta optimalisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan SIPINTAR sebagai instrumen penilaian kinerja.
Pada sesi inti, YM Ketua PTA Mataram menegaskan bahwa pencapaian WBK bukan merupakan tujuan akhir, tetapi awal dari peningkatan tata kelola dan profesionalisme lembaga. Beliau mendorong pembentukan tim evaluasi kinerja untuk melakukan pengawasan rutin serta menanamkan budaya kerja 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun).
Disampaikan pula pentingnya loyalitas terhadap lembaga, penguatan integritas berkelanjutan (long-life campaign), serta peningkatan kemampuan hukum hakim agar setiap putusan memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak melampaui tuntutan (ultra petita).
Menutup kegiatan, Ketua Pengadilan Agama Giri Menang menegaskan bahwa seluruh arahan yang disampaikan akan menjadi dasar peningkatan kinerja satuan kerja. “Predikat WBK merupakan hasil kerja kolektif yang harus dijaga melalui tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” ujarnya.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Giri Menang dapat semakin memperkuat profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan, sesuai dengan semboyan:
“WBK = Aksi Nyata, Wujudkan Pelayanan Prima.”